Arsip Kategori: ubuntu

Bertanya Pertanyaan Cerdas

Internet kini semakin banyak dikunjungi oleh para pencari jawaban, dan mesin pencari seperti Google, Yahoo!, dll bisa membantu kita menemukan jawaban dengan menunjukkan halaman yang sesuai dengan jawaban yang kita cari. Tapi tidak semua pertanyaan terjawab di Internet ini, semakin berkembang, semakin banyak pertanyaan baru bermunculan. Tapi seperti sosialisasi di dunia nyata, Internet-pun memilki etika dalam bertanya.

How To Ask Questions The Smart Way oleh Eric Steven Raymond, menunjukkan cara bertanya dalam dengan cerdas dalam bahasa Inggris, tapi jangan khawatir, untuk pembaca yang lebih suka bahasa lokal, terdapat juga versi Bahasa Indonesianya, Bagaimana Bertanya dengan Cerdas di situs bulsara.

Dan pada pertengahan 2010 kemarin, saya menemukan versi How to Ask Smart Questions yang lebih bersahabat, dengan kemasan yang lebih menarik oleh Martin Owens, yang lalu kemudian saya terjemahkan dalam Bahasa Indonesia.

How to Ask Smart Questions oleh Martin Owens

Bagaimana Bertanya Pertanyaan Cerdas, versi Bahasa Indonesia

Bagaimana menurut anda?

Iklan

Nautilus Script untuk konversi SVG ke PNG

Jadi ceritanya sedang iseng mencoba Nautilus script di Ubuntu kesayangan, gunanya untuk mempermudah konversi file SVG ke PNG, menggunakan beberapa program yang sudah ada, disini saya gunakan zenity untuk input dan konfirmasi dengan pengguna, dan rsvg untuk konversi file tersebut, sebelumnya pastikan dulu bahwa keduanya terinstall di PC anda. Berguna sekali bagi saya saat konversi icon Tango ke PNG (berhubung hanya disediakan resolusi kecil 16, 24, 32, dan Scalable bentuk SVG).

Jangan lupa dikopi ke file (misal disini saya pake svg to png.sh), lalu simpan di ~/.gnome2/nautilus-scripts/ dan set file menjadi executable, karena jika tidak begitu, script tidak akan dapat dijalankan.

#!/bin/bash
###############################
# 
# Nautilus svg to png script
# by khalifavi 2010
# 
# using zenity and rsvg
#  
# simply copy this to a file and place it in ~/.gnome2/nautilus-scripts/
# do not forget to SET THIS FILE TO BE EXECUTABLE
#
###############################
Size="$(zenity --entry --title "Enter Output Size" --text "Enter Output size of the PNG\'s :")"
for arg
do
    filetype=$(file -i "$arg")  

    if [ "${filetype:${#arg}+2:13}" = "image/svg+xml" ]; then
        rsvg --format png --width $Size "$arg" "${arg:0:${#arg}-4}.png"
    else
        zenity --error --text "File "$arg" is not image/svg+xml" --title "Not an SVG"
    fi
   
done
zenity --info --text "Conversion is done!" --title "Completed"

Ini saya perlihatkan saja bagaimana script ini bekerja
Ini tampilan nautilus, terdapat menu script disitu, itu setelah script disimpan di ~/.gnome2/nautilus-scripts/

Script tampil pada menu konteks Nautilus setelah file di klik-kanan
Script tampil pada menu konteks Nautilus setelah file di klik-kanan

Ini tampilan input ukuran PNG yang kita inginkan

Tentukan ukuran PNG yang diinginkan (sebenarnya yang ditentukan cukup weight saja)
Tentukan ukuran PNG yang diinginkan (sebenarnya yang ditentukan cukup weight saja)

Ini tampilan setelah script selesai dijalankan

Konversi SVG to PNG selesai
Konversi SVG to PNG selesai

Ini hasil dari script tersebut

Ini nih hasil icon yang sudah dikonversi jadi PNG
Ini nih hasil icon yang sudah dikonversi jadi PNG

oya, scriptnya sangat sederhana, nanti kita perbaiki lagi
🙂
selamat mencoba!
bagaimana menurut anda?

Inih Ubuntu apa Windows

liat, ini Ubuntu apa Windows???

ubuntu apa windows

ini ubuntu dengan memakai wallpaper bliss miliknya [win]dows, ditambahin dengan sysmonitor-nya screenlet, dan wallpaper biru dari [win]dows juga untuk bg panel…

ditambah lagi kemampuan lain ubuntu… paké compiz.. 🙂 waah senangnya!!

desktopnya kalo jadi dua terus mencet <super>+e

ini setelah kita memencet tombol <super> yang logo [win]dows, terus e… kita jadi bisa milih di desktop mana kita akan bekerja…

ditambah lagi…

ini tuh apa ya namanya...

kalo di [win]dows [vi]sta, kita ketemu sama a[er]o,,, kita bisa dengan mudah menyerupainya dengan menggunakan compiz… keren kan?!

Yang Ada di Ubuntu-ku

di UBUNTU,,,

sebagai seorang ilmu-komputer-ers, untuk menunjang perkuliahan saya menginstall:::

1. JDK 1.6, ini penting buat tugas sistem basis data
2. Netbeans 6.1, daripada pake console dalam membuat java, lebih baik pake si multifungsi netbeans
3. gstreamer0.10-plugins-ugly, buat ngedegerin mp3
4. xCHM, buat buka ebook chm..
5. Evince Document Viewer, buat buka file PDF
6. OpenOffice, wajib nih… penggantinya [MSO]ffice punya [win]dows
7. Transmission, buat dowload torrent (aplikasi bagus biasanya disini… 🙂 )
8. Apache + PHP5 + Mysql, penting ini buat pengembangan aplikasi web
9. PostgreSQL, yang ini kelupaan… masuk sih bisa, tapi gimana servernya biar jalan ya??
10. WINE emulator, buat waktu-waktu dimana binary windows dibutuhkan
11. DOSBox Emulator, buat maenin game DOS jaman dulu…

nah, segitu yang penting buat development, yang lainnya belum ke-‘ulik’

there is still a long way to go…
more you get, more you need…
that’s the science..

Dengan Ubuntu Bisa???

beberapa minggu yang lalu, saya mencoba menginstall ubuntu (hardy heron 8.04) di laptop, karena saya memang orang ilmu komputer, dan harus mencoba segala teknologi yang ada, terutama yang gratisan (akhirnya saya beralih juga ke opensource software). masalahnya sejak pertama kali punya komputer, dulu waktu tahun 1997, yang saya pakai adalah [win]dows 95.. jadi mungkin yang ingin saya sampaikan disini adalah saya memerlukan beberapa penyesuaian dalam peralihan ke ubuntu ini.

setelah lama mencoba dan terus mencoba, ternyata ubuntu ini segala bisa, meskipun saat ini ada yang belum dapat saya kuasai, yaitu desain grafis di ubuntu. di [win]dows saya biasa menggunakan photoshop, corelDRAW, paintshop, juga kadang2 flash, fireworks yang semuanya jauh dari kata gratisan… dan di ubuntu, saya belum bisa menemukan pengganti dari software2 tersebut. (dengan kata lain: butuh lebih banyak penyesuaian)

yah, di laptop ini juga belum murni menggunakan ubuntu, alias masih tertanam dual boot dengan [win]dows meskipun disadari bahwa saya menggunakan software berlinsensi palsu (baca: bajakan).

dilihat-lihat lagi, ternyata (linux)ubuntu itu bisa:

1. baca flashdisk, otomatis mount dan langsung ada di desktop
2. browsingan dengan sedikit konfigurasi(atau malah tanpa konfigurasi sama sekali) mau wireless ataupun wired
3. terus keitung gampang kalo mau ng-install aplikasi lain di luar paket, hanya dengan menggunakan synaptic(sangat mudah jika kita terhubung dengan internet/atau punya repository-nya)
4. main mp3 (pada awalnya sih ga bisa, tapi coba download restricted packagenya yang gstreamer-ugly)
5. tampilan awalnya sangat sederhana (gnome), dekstop-nya bisa ada banyak (awalnya ada 2, tapi bisa dengan mudah ditambah dengan cara klik kanan di workspace switcher, dan tambah columnnya sesuka hati), dan bisa ditambah lagi..
6. dia bisa membaca filesystem windows (fat32, atau ntfs) dengan kemampuan untuk membaca-tulis vfat dan ntfs(pake ntfs-3g)
7. juga saya suka fitur animasi desktop-nya compiz (vista aja kalah masalah stabilitas sama resourcenya (itumah menurut saya))
8. dan yang paling penting, karena gratisan, bisa dikopi dan di-install di komputer x386 mana aja

duuh, senangnya…

yah, yah, yah…