OpenGovernment : Negeri di Atas Awan

Di bayang wajahmu
Kutemukan kasih dan hidup
Yang lama lelah aku cari
Dimasa lalu
Kau datang padaku
Kau tawarkan hati nan lugu
Selalu mencoba mengerti
Hasrat dalam diri
Kau mainkan untukku
Sebuah lagu tentang negeri di awan
Dimana kedamaian menjadi istananya
Dan kini tengah kaubawa
Aku menuju kesana
Ternyata hatimu
Penuh dengan bahasa kasih
Yang terungkapkan dengan pasti
Dalam suka dan sedih

Katon Bagaskara ~ Negeri di atas awan

Teringat masa SD dulu, sekitar tahun 90-an akhir saya sering mendengar lantunan mas Katon di radio dengan lagu yang kemudian jadi kesukaan saya ini, ditambah lagi lagu berjudul Dinda, sampai sekarang masih terngiang di telinga, memang lagu yang bermakna.

Mungkin sekilas ada pertanyaan, lalu hubungan dengan OpenGovernment apa?, ya, kalau kita pernah mendengar istilah di zaman ini all on the Cloud, dimana si Cloud ini adalah Internet, kemudian OpenGovernment adalah A Country in the Cloud, saat semua tentang negara ini disimpan di Internet, terbuka untuk konsumsi publik, agar kita tahu si manager (government) membawa kita ke arah mana, kebaikankah, atau mungkin dengan hanya memikirkan diri sendiri menjerumuskan kita.

OpenGovernment sendiri hanyalah sebuah konsep pemerintahan dimana pelaku pengambil kebijakan (disini tentu pemerintah) membuka diri atas apa yang dia lakukan kepada masyarakat, dengan maksud transparansi informasi, karena hey, negara ini bisa bertahan karena pajak pemasukan dari kita juga. Sudah sewajarnya kita tahu apa yang mereka lakukan dengan kerja keras kita bersama. Agar kemudian tidak (lagi) digunakan oleh para koruptor untuk menyimpan kekayaan sendiri, juga tidak ada kasus penggelapan pajak, tidak perlu ada lagi sogok menyogok, kita bangun negara dengan keterbukaan, bersama…

Rakyat, disinilah jawaban untukmu…

Lihat Lebih lengkap spesifikasi(ide)-nya disini..

The Open Government Dialogue

dan sisihkan waktu juga untuk baca ini

Government Steps Into The Cloud

Iklan

One thought on “OpenGovernment : Negeri di Atas Awan”

  1. Nice! Suka banget tulisan ini, perpaduan antara seni dan teknologi. Khalifa bisa juga nih menilai seninya teknologi 😀
    CONGRATS!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s