harus menunggu di tempat parkir

laporan hari senin, 14 Juli 2008

jam 12.04, baru sampai di kampus UPI tercinta, dan seperti biasa saya memarkirkan motor revo merah-abu saya di lahan parkir pasca-sarjana (meskipun saya masih s1 ilmu komputer-fpmipa, tapi pasca-sarjana jadi tempat parkir favorit)

jam 13.00, saya punya janji untuk mengadakan ujian tambahan pemrograman visual di laboratorium pemrograman dasar (S101) JICA, karena nilai uts beberapa anak menghilang dan nilai harus ada sesegera mungkin. 2 orang (adik tingkat 2007 : iip dan novita) menghadiri ujian tambahan itu…

jam 14.15, teh nurul, kakak tingkat (2005) berencana untuk meminjam motor yang biasa saya gunakan tersebut.

jam 14.36, menerima sms, dari teh nurul, memberi tahu bahwa motornya tidak bisa dipakai karena dikunci ganda (hah???, sejak kapan saya punya kunci ganda??) udah mulai horror nih…

apa salah motor?, teh nurul dah pernah paké motor itu sebelumnya beberapa kali, ga juga, kan ada STNK, nomernya juga dah disamain..

setelah dilihat,, ternyata memang benar motor itu milik saya, dan motor itu dikunci ganda di bagian ban depan…

hal horror terjadi di tempat parkir pasca-sarjana, karena setelah dilihat, disamping motor merah saya terdapat motor merah lain merk honda, tipe supra x, dan tempat parkir sudah sempit… mungkin karena itu,, si pemilik supra itu terburu-buru, dan akhirnya dia salah mengunci motor, yang harusnya supra tapi malah motor saya yang dikunci..

yang lebih dikhawatirkan adalah, si pemilik motor supra x itu pulang tanpa mencabut kunci gandanya dari motor revoku.. 😦 tidaaaak… semoga hal itu tidak terjadi…

Iklan

9 thoughts on “harus menunggu di tempat parkir”

  1. @krisna, dEe:
    akhirnya yaa.. alhamdulillah, ternyata yang terjadi adalah,,, saya harus menunggu sampai (sekitar) jam 5 sore, baru bisa pulang. mungkin pak satpam yang mengingatkan yang punya supra itu, tapi itu kejadian yang aneh, salah ngunci, baik sekali yang punya motor itu, lebih mementingkan motor saya daripada motornya sendiri…

  2. Hahaha
    Ternyata kejadian seperti itu ga hanya terjadi di sinetron. Haha
    Btw, kunjungi blog saya ya, oktober31.wordpress.com 😀

    1. iya mbak cindy, justru *katanya* sinetron juga kebanyakan diambil dari kenyataan…
      mungkin cerita saya itu juga bisa dijadiin bagian dari sinetron… hahahaha… 😀
      saya pasti berkunjung…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s