Arsip

Arsip Penulis

Tahu Kuah Kecap

November 1, 2009 khalifavi 3 komentar
Jenis makanan sup hangat di malam hari memang mantap

Jenis makanan sup hangat di malam hari memang mantap

Resep ini hanya digunakan untuk keadaan darurat saja

Waktu sudah terlalu larut, dan sayangnya perut ini sudah meminta jatah. Lihat ke dapur, nasi tidak ada, hanya kecap dan bumbu-bumbu, di kulkas, ah, terima kasih, ada tahu. Sebenarnya ada mi instan, tapi tidaklah, saya mau sehat tanpa makan mi :)
Saya siapkan panci untuk masak mi, dengan air sekiranya tahu tenggelam…, dan panaskan air..
Saya siapkan juga

  1. Tahu ~ 3 potong :) hmm, enak
  2. Kecap ~ gunakan saja setengah bungkus
  3. Merica ~ biar ada sensasi hangat, saya pakai satu bungkus
  4. Garam ~ 1/2 sdt
  5. Penyedap rasa (saya pake kaldu ayam) ~ 1/4 sdt saja
  6. Bawang putih ~ 2 butir diiris tebal
  7. Yaah, memasaknya sederhana,
    Setelah air panas, masukkan bawang putih (kira2 1/2 menit lah)
    Kemudian tahu sampai kira-kira setengah matang
    Campurkan dengan garam, merica, penyedap rasa dan terakhir kecap
    Tunggu sampai sekiranya bawang matang…
    … and it tastes awfully delicious and warm…

    Kembali beraksi dengan pekerjaan :) , have a good night

Masa Depan Pendidikan Indonesia

Mei 7, 2009 khalifavi 2 komentar

November 2019
Indonesia University of Education, Setiabudi, Indonesia

Suasana masih sepi di hall gedung Fakultas Pendidikan Ilmu Komputer. Meskipun perkuliahan dimulai pukul 10, biasanya mahasiswa ilkom sudah pada berkumpul di hall atau di kantin, sekedar mencari koneksi internet ataupun yang mengejar deadline pengumpulan tugas :) . Banyak hal berubah disini, terutama sejak dibuat standar operasional laboratorium yang mewajibkan setiap laboratorium untuk melakukan penelitian mandiri. Bagaimana tidak, sekarang UPI sudah menjadi pusat pengembangan teknologi pendidikan internasional, International Education Development Center – IEDC ™ :) . Menyedot jutaan calon mahasiswa tiap tahunnya di penjuru dunia dengan hanya 200 kursi tersedia.

Terbangun dan kembali ke dunia nyata, Indonesia memang sempat menjadi inspirasi di asia tenggara namun hal ini tidak berlangsung lama, terlalu terlena dengan alias “Macan Asia”. Kejadian diatas mungkin saja terjadi di Universitas Pendidikan Indonesia, ditambah lagi dengan dibukanya program studi ilmu komputer sejak tahun 2005, sebuah bukti bahwa UPI sadar akan pentingnya teknologi komputer dalam pendidikan.
Namun hal ini kelihatannya belum cukup, karena teknologi tidak berkembang karena keberadaan fasilitas, tapi harus juga didukung dengan SDM yang berkualitas, rasa penasaran, dan implementasi yang berkelanjutan (progressive implementation). Dalam kasus ini semua pihak civitas akademika tentu terlibat, dimulai dari mahasiswa, dosen juga staff akademis maupun staff teknis universitas.
Mahasiswa dengan kemampuan untuk mencari dan menghargai informasi di internet tentu akan meningkatkan mutu perkuliahan, karena ilmu yang didapatkan dapat dibandingkan dengan ilmu yang beredar di internet (konvensi internasional). Dosen yang dapat menggunakan teknologi informasi bisa lebih diakui keberadaannya dengan posting hasil penelitian maupun karya tulisnya di internet. Staff akademis universitas dapat meningkatkan produktivitas bekerja bila dapat memanfaatkan teknologi ini dengan baik, begitu juga dengan staff teknis yang minimalnya akan memiliki nilai lebih kehidupan dengan ilmu tambahan yang mereka miliki.
[harapan]
Program studi juga (ilmu komputer dan pendidikan ilmu komputer) baiknya memulai mengeluarkan inovasi pembelajaran yang berlaku di perkuliahan, tentunya ini harus dengan dukungan dosen-dosen yang berkualitas dan berkomitmen untuk kemajuan universitas, ditambah lagi dengan mahasiswa yang selalu haus akan ilmu baru, mengingat ranah teknologi yang kita dalami selalu berubah dan bertambah tiap menitnya. Ketergantungan pada suatu tool (bahasa pemrograman, teknologi maupun paket bundel instalasi) sudah jelas bukan hal yang baik.
~ dan (kurang lebih) standar pendidikan internasional-pun akan segera diraih UPI :)

Menulis Blog Lewat Google Docs

Terkadang saya menulis di blog secara langsung karena memang lebih praktis, namun hal ini menyebabkan data tulisan saya tidak tersimpan pada media apapun selain web. Hal ini juga menyebabkan dokumen sulit untuk diedit secara manual(maksudnya harus dengan masuk ke blog yang bersangkutan). Bagi yang sudah mengenal Google Docs , masalah seperti itu dapat diselesaikan dengan fitur ‘publish as web page’ yang terdapat pada menu Share.
Dimulai dari pertama mengakses google docs, 

dengan pilihan untuk membuat dokumen baru, atau melakukan edit terhadap dokumen yang sudah ada (tentunya pilih file yang akan di posting)
lalu klik menu share dan pilih ‘Publish as web page…’,
dan kemudian kita akan dibawa ke halaman baru (Publish this document)
di tampilan ini kita mengubah setting dari blog yang kita gunakan, dalam kasus ini karena saya menggunakan layanan blog gratis dari wordpress.com, maka saya menggunakan Hosted provider > WordPress.com (yang lainpun bisa digunakan, bahkan server sendiri pun bisa digunakan)
setelah itu, jangan lupa isi username dan password dari blog kita.. dan klik ok jika sudah yakin…
setelah blog site settings diisi dengan benar, kita dapat meng-klik ‘Post to blog’, dan muncul konfirmasi.. ok

setelah konfirmasi selesai, dan google docs mengirim dokumen tersebut ke blog kita, artinya blog sudah terkirim.. dan

–untuk post ulang (re-post) atau menghapus post tersebut juga bisa dilakukan di google docs..
selamat mencoba…

google summer of code 2009

Maret 26, 2009 khalifavi 2 komentar

at last, i encouraged myself to join google summer of code… google summer of code 2009, here i come

moodle is my point, let’s see…

membuat muka manga sendiri

Januari 13, 2009 khalifavi 6 komentar

khalifa visi islami manga

khalifa visi islami manga


ini dia, ingin membuat manga diri sendiri… tapi sadar bahwa saya tidak bisa menggambar, saya langsung saja coba http://www.faceyourmanga.com . sebuah situs semi-flash penyedia layanan tersebut..
ayo kita membuat wajah kita menjadi manga…