Arsip

Arsip untuk September, 2008

Perlunya Sertifikasi Kompetensi

September 11, 2008 khalifavi 4 komentar

Perkuliahan memang masih bisa dianggap sebagai tingkat awal untuk mendalami suatu bidang keilmuan. Namun tidak sedikit yang akhirnya keluar dari perguruan tinggi, tanpa bisa menghasilkan apa-apa, akhirnya saya teringat akan pak Mario yang mengingatkan bahwa di film HellBoy terdapat suatu kalimat mutiara, yang kurang lebih artinya “Yang menjadikan seseorang bukanlah apa yang telah ia mulai, melainkan apa yang telah ia selesaikan”.  Kata ini sekarang menginspirasi saya, hehe, sebuah fakta yang pahit, bila ternyata di kampus saya kejadian seperti ini juga terjadi. Bersumber pada satu/beberapa orang, dan semua mendapat nilai bagus. Begitu mudahnya sehingga siswa menjadi berorientasi nilai, bukan kemampuan yang kelak akan menjadi tanggung jawab kepada orangtua karena telah membiayai perkuliahan, juga kepada Allah atas waktu yang telah diberikan. Dan akhirnya, menjadi bias antara siswa yang benar-benar bisa dengan siswa yang ‘tidak biasa’ – karena keduanya memiliki nilai yang setara, atau mungkin lebih bagus nilai yang bisa, yang menyakitkan bila yang tidak biasa-lah yang memiliki nilai yang lebih bagus, mmmhhm, tidak objektif.
Terpikirlah satu cara, memang cara ini belum pernah dicoba dan saya terinspirasi dari film pokemon, yaitu untuk mendapatkan peringkat yang lebih tinggi kita terlebih dahulu harus bisa mengalahkan ketua elemen tertentu(misal: karena di permainan pokemon ini ada beberapa tipe dasar, yaitu batu – air – tanaman – terbang – serangga – api – dll, si pemain harus mengalahkan ketua-ketua elemen tersebut untuk mendapatkan badge [disini sertifikat – hanya sebagai tanda saja]). Khususnya di bidang ilmu computer, hal ini bisa diterapkan dengan mudah (secara konsep, secara prakteknya memang diperlukan ketua elemen – disini penguji bidang tertentu), bidang-bidangnya sudah sangat jelas, yaitu sekitar pemrograman, database, jaringan, dan desain.. biar lebih terfokus, kita bisa membagi per-bidang tersebut menjadi bidang kecil yang lebih spesifik (misal: pemrograman(desktop, web//c, pascal, basic, cgi, php, asp,dll), database(security, design, maintenance//mysql, sqlite, msql, postgresql, oracle, dll), dll) .
Yah, memang tidak mudah untuk diwujudkan, tapi saya rasa ini bisa membantu mendukung perkuliahan, dan juga meningkatkan daya saing mahasiswa.
Berubahlah untuk maju!!

Microsoft Dreamspark untuk Mahasiswa

September 10, 2008 khalifavi 4 komentar

Microsoft Indonesia telah mencanangkan program DreamSpark untuk mahasiswa. DreamSpark sendiri merupakan bantuan software gratis dari Microsoft untuk mahasiswa agar dapat digunakan untuk pengembangan pengetahuan khususnya di bidang yang berhubungan dengan IT. Seperti yang disampaikan oleh Republika Online, beberapa universitas yang siap mengimplementasikan program ini dalam waktu dekat diantaranya adalah Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (ITS), Universitas Atma Jaya, Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Gunadarma, Universitas MaChung, Universitas Pelita Harapan (UPH), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), Bina Nusantara (BINUS), Universitas Brawijaya (UNBRAW), Universitas Indonesia (UI), Universitas Padjajaran (UNPAD), Universitas Parahyangan (UNPAR).

Microsoft DreamSpark saat ini telah menyediakan beberapa software gratis untuk di-download, diantaranya Visual Studio 2008 Professional, Visual Studio 2005 Professional, Windows Server 2003 Standard, SQL Server 2005 Developer, Expression Studio, dan XNA Game Studio (lihat daftarnya). Namun itu tadi, sebelum bisa mengakses download tersebut kita harus terdaftar terlebih dahulu di MSNLive, dan mengisi form pendaftaran (apabila universitas telah terdaftar), selain itu karena paket yang disediakan hanya dalam bentuk download dan berkapasitas besar, pendownload perlu memiliki bandwith yang besar juga.

Ini merupakan salah satu terobosan Microsoft dalam pendidikan, khususnya pendidikan di perguruan tinggi, tapi dengan terbatasnya (untuk saat ini) universitas yang terdaftar, agaknya sedikit disayangkan.

catatan: (note dari penulis)

Universitas Pendidikan Indonesia tidak terdaftar. (sayang sekali, padahal banyak aplikasi pendukung pendidikan yang bisa dikembangkan disini; ditambah dengan hadirnya jurusan ilmu komputer – sejak 2005)

Lampu Lalu Lintas vs Listrik :: Efektifkah??

September 10, 2008 khalifavi 2 komentar

PT PLN persero beberapa waktu yang lalu menyebutkan bahwa penggunaan listrik pada sektor jalan, untuk lampu lalu lintas sangatlah tinggi. Namun pada kenyataannya masih banyak lampu lalu-lintas yang ‘tidak semestinya’ dinyalakan, disana sudah tertulis “belok kiri jalan terus”/”lurus jalan terus”, sedangkan lampunya masih tetap dalam keadaan menyala (dan berubah warna merah…hijau…kuning) , hal ini juga mestinya menjadi ‘perhitungan’ PLN.
Kejadian ini terjadi ‘hampir’ setiap hari di jalur yang selalu saya lewati, yaitu di jalan setiabudi, dan yang satu lagi di jalan simpang. Bukankan hal ini hanya menghamburkan listrik?, dengan ini saja PLN ‘bagi saya’ tidak terlihat serius dalam ‘katakan saja’ menghemat BBM yang makin sini makin sulit didapat.
Nah, hal lain terjadi di jalan pahlawan.., lampu yang akhir-akhir ini sering padam dan digantikan fungsinya oleh 2-3 orang polisi (lho, kenapa tidak 4 sekalian?, kan disitu ada 4 arah,,,). Saya tidak juga mengerti alasan mengapa lampu disana juga ’suka’ mati. Padahal dengan digantikan oleh polisi, ke-efektifan-nya berkurang drastis, “bagi saya, siapa yang bisa melihat polisi yang terhalang oleh mobil”, jadi otomatis, ketertiban berkurang dan akhirnya terjadilah macet yang nama kerennya traffic jam.
Bukankah jika lampu yang ’seharusnya’ dimatikan itu ‘benar’ mati, kemungkinan besar akan dapat menanggulangi ‘kekacauan’ persediaan listrik, yaa minimal di sektor itu juga, sehingga pemadaman lampu (khususnya lalu lintas) tidak perlu terjadi di daerah rawan macet seperti jalan pahlawan itu.
Ekstrimnya sih, pecahkan saja lampunya, biar ramai, biar mengaduh sampai gaduh,, dan akhirnya dibawa ke kantor polisi karena telah merusak fasilitas umum…
Tapi bagaimanapun caranya, solusi yang satu ini mungkin berguna,,
AYO HEMAT PEMAKAIAN LISTRIK, SELAMATKAN LINGKUNGAN,, SELAMATKAN DUNIA KITA!!
HEMAT ENERGI, HEMAT BIAYA…

Cara Si Tukang Cukur

September 10, 2008 khalifavi 9 komentar

Cerita ini didasarkan dari kejadian nyata yang saya alami. Apabila ada kesamaan nama tokoh maupun tempat, itu merupakan sebuah kesengajaan yang  disengaja.
Siang itu terik matahari membuat orang-orang yang di dalam ruangan kegerahan, tidak
Siang itu sinisnya terik matahari membuat orang-orang yang berjalan dibawahnya terbakar perlahan, bahkan yang berlindung di bawah naungan atap rumah-pun masih merasakan kegerahan yang diakibatkannya. Setelah kuliah pagi hari, saya memutuskan untuk pulang mengingat agenda yang telah dibuat mesti ditepati, itu adalah kuliah – cek lab – pulang – cukur rambut – beli pewangi lemari – tune up motor – isi bensin…
Waktunya cukur rambut, setelah tadi merasakan ketidakramahan matahari sepanjang jalan, pada awalnya saya berpikir bernaung di dalam ruang 4×5 dilengkapi dengan 3 kursi dan peralatan cukur akan membuat saya nyaman dan sejuk, tapi ternyata nyaman dan hangat, ditambah dengan suara radio yang menyiarkan lagu-lagu lawas indonesia, sangat cocok untuk…- tidur, tapi saya mesti dicukur. Giliran saya memang belum tiba, tapi hangatnya ruangan itu membuat saya harus melepaskan jaket yang dari tadi saya pakai sepanjang jalan untuk menghalau angin. Satu orang berlalu, dan akhirnya tiba giliran saya. Tidak suka banyak bicara, saya berkata  “Mas, pendek”. Mas tukang cukur pun langsung menggerakkan tangannya yang terampil memegang mesin cukur memangkas susunan rambut ikal yang sudah mulai menggunduk ini, sejak dulu memang saya merasa risih apabila melihat laki-laki berambut panjang, apalagi di depan cermin – saya lebih suka rambut gaya tentara – terlihat lebih rapi.
Ngg…ung, ngg…ung, suara mesin cukur belum juga berhenti, dan bagi saya itu sangat..nyaman – untuk tidur, diiringi dengan lagu lawas Indonesia, sempurna. Sedikit demi sedikit mata saya terasa berat, ngg..ung, ngg..ung, mulai terlelap, ngg..ung, tidur………… “HAI KAMANA EUY?, JADI MOAL” , si tukang cukur menjawab “JADI ATUH, URANG NGILU!!!”. Hei, saya terbangun dan degup jantung ini sudah menyegarkan saya. Ditambah dengan rasa malu. Ternyata teman si tukang cukur memulai pembicaraan itu untuk membangunkan saya… malu saya, malu…
Akhirnya, saya bangun sampai akhir dan melanjutkan agenda… (sedih)
:)

Robot Mencoba Memperingatkan Manusia Lewat Hadirnya Firefox 3

September 1, 2008 khalifavi 2 komentar

mungkin ini terlihat berlebihan, tapi kalau dilihat-lihat, manusia mungkin perlu waspada…

hah??, tapi developer firefox 3 memang ‘membantu’ para robot untuk menyampaikan pesan..

ini bisa dicoba dengan mengetikkan “about:robots” di address bar firefox 3, di komputer saya, seperti ini…

Pesan Robot Lewat Firefox3

Pesan Robot Lewat Firefox3

jadi, ayo kita coba dan pahami maksud dari para robot (???hah)