Database Abstraction Layer :: Kemudahan Melawan Performa
Abstraction Layer atau lapisan abstraksi adalah suatu lapisan untuk menyembunyikan kerumitan yang ada pada fungsi-fungsi yang serupa. Begitu pula dengan Database Abstraction Layer, suatu pendekatan penyederhanaan/penyeragaman fungsi dari setiap database engine yang ada, jadi kita tidak perlu mengetahui fungsi API database spesifik yang kita gunakan, yang perlu kita ketahui hanyalah fungsi API dari Database Abstraction Layer yang kita gunakan. Terkesan sederhana. Ya, memang ini menjadikan pekerjaan programmer sederhana.
Mungkin selama ini anda pernah mendengar ODBC, khususnya bagi anda pengguna Windows, karena memang pada awalnya ODBC muncul di sistem operasi ini. ODBC adalah salah satu dari berbagai jenis Database Abstraction Layer yang ada. Jenis lainnya adalah ORM, di PHP tersedia ActiveRecord, Doctrine, dll; di Java ada Hibernate, dll. Juga ada jenis yang lebih sederhana, seperti pada PHP ada PDO(PECL), atau PEAR DB(PEAR).
Dengan pendekatan ini, para programmer akan semakin mudah dalam menghubungkan aplikasi yang mereka buat dengan database, tapi harus kita ingat bahwa setiap pemecahan masalah akan selalu menimbulkan masalah baru. Memang benar bahwa dengan menggunakan Doctrine, kita tidak perlu mengkhawatirkan engine database apa yang kita gunakan, kita bisa menggunakan postgreSQL, MySQL, MSSQL, ataupun juga Oracle; dengan menggunakan Hibernate kita hanya perlu menggunakan fungsi API hibernate saja. Tapi, dengan adanya abstraction layer, artinya ada rutin fungsi lain yang dijalankan, ya, dengan itu berarti aplikasi jadi yang kita buat bisa menjadi lebih lambat dalam mengakses data
Contohnya mungkin pada skrip php yang menggunakan PDO berikut ini:
<?php
// tentukan $dsn, $username dan $password
$dsn = "mysql:host=localhost;dbname=telepon";
$username = "user";
$passwd = "password";
try{
$pdo = new PDO($dsn, $username, $passwd);
$runq = $pdo->query("SELECT * FROM akun a, telepon t WHERE a.id=t.id_akun");
foreach ($runq as $row){
echo $row['nama']." ".$row['telepon']."<br/>";
}
}catch(PDOException $e){
echo $e->getMessage();
}
Ini dia, lihat pada $dsn, disini $dsn bisa diganti dengan driver lain yang disupport oleh PDO, kita bisa mengubahnya menjadi mssql ataupun yang lainnya. Untuk menjalankan query, kita hanya perlu menjalankan $pdo->query($sql), dan lakukan iterasi untuk memunculkan hasilnya.
Namun, lihat pada objek PDO, objek ini menerima berbagai masukan jenis database engine yang ada, tapi mengeluarkan hasil yang sama, artinya ada sesuatu yang kompleks yang terjadi di dalam fungsi objek ini, dan tentunya itu akan makan waktu, yang berharga untuk setiap permintaan query user
Dengan rangkuman bahwa Database Abstraction Layer memiliki:
Kelebihan
- Waktu pengembangan (yang perlu dilakukan developer hanya mengetahui fungsi DBAL saja)
- Tidak perlu mengkhawatirkan database engine (selama driver terpenuhi, maka fungsi DBAL akan berjalan sesuai keinginan)
Kekurangan
- Waktu (karena DBAL menjalankan rutin fungsi yang lebih banyak daripada fungsi native yang disediakan, tentunya waktu query jadi lebih lambat)
- Fungsi Kompleks Spesifik Engine (mengingat DBAL ini fungsinya untuk menyeragamkan fungsi dan hasil, kita tidak akan menemukan kelebihan spesifik (fungsi kompleks) dari engine database. misal: pengoptimasian query, karena tidak semua database engine menyediakan cara untuk optimasi query (lewat index), jadi DBAL-pun tidak menyertakannya)
dan, itulah garis besar dari database abstraction layer.
Para Desainer 3D, Tunjukkan Taringmu : Google Model Your Town Competition
Ayo, untuk para penggemar Desain 3D, sekarang waktunya untuk menunjukan kemampuan yang anda miliki.
Google mengadakan Model Your Town Competition, sebuah kompetisi untuk mendesain kota yang kita tinggali. Tools yang bisa digunakan adalah Google SketchUp atau Google Building Maker, dan untuk menyimpan model kita ke dunia 3D menggunakan Google Earth, yang semuanya tersedia gratis, begitu juga dengan kompetisi ini, tanpa membayar apapun. Bersaing dengan Desainer 3D di seluruh dunia.
Ini adalah ringkasan aturan yang saya baca langsung dari situs resminya.
- Tim bisa sampai 6 orang anggota dengan anggota berumur lebih dari 13 tahun, dan ketua tim lebih dari 18 tahun
- Desain menggunakan SketchUp, ataupun Google Building Maker, dan ditempatkan se-sesuai mungkin dengan kehidupan nyata di Google Earth
- Model bangunan yang sudah selesai harus diupload ke alamat Google 3D Warehouse masing-masing
- Bergabung dengan Google Competition Group
- Tentunya harus mendaftar terlebih dahulu dengan form yang sudah disediakan Google
- Waktu deadline pengiriman tidak lebih dari 11:59 PM PST pada 1 Maret 2010
ini adalah contoh video dari kota yang sudah dibuat dalam 3D
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan langsung ke link berikut:
Situs resminya
Halaman Get Started
Aturan resmi
Bagian Tanya Jawab
Tahu Kuah Kecap
Resep ini hanya digunakan untuk keadaan darurat saja
Waktu sudah terlalu larut, dan sayangnya perut ini sudah meminta jatah. Lihat ke dapur, nasi tidak ada, hanya kecap dan bumbu-bumbu, di kulkas, ah, terima kasih, ada tahu. Sebenarnya ada mi instan, tapi tidaklah, saya mau sehat tanpa makan mi ![]()
Saya siapkan panci untuk masak mi, dengan air sekiranya tahu tenggelam…, dan panaskan air..
Saya siapkan juga
- Tahu ~ 3 potong
hmm, enak - Kecap ~ gunakan saja setengah bungkus
- Merica ~ biar ada sensasi hangat, saya pakai satu bungkus
- Garam ~ 1/2 sdt
- Penyedap rasa (saya pake kaldu ayam) ~ 1/4 sdt saja
- Bawang putih ~ 2 butir diiris tebal
Yaah, memasaknya sederhana,
Setelah air panas, masukkan bawang putih (kira2 1/2 menit lah)
Kemudian tahu sampai kira-kira setengah matang
Campurkan dengan garam, merica, penyedap rasa dan terakhir kecap
Tunggu sampai sekiranya bawang matang…
… and it tastes awfully delicious and warm…
Kembali beraksi dengan pekerjaan
, have a good night
Masa Depan Pendidikan Indonesia
November 2019
Indonesia University of Education, Setiabudi, IndonesiaSuasana masih sepi di hall gedung Fakultas Pendidikan Ilmu Komputer. Meskipun perkuliahan dimulai pukul 10, biasanya mahasiswa ilkom sudah pada berkumpul di hall atau di kantin, sekedar mencari koneksi internet ataupun yang mengejar deadline pengumpulan tugas
. Banyak hal berubah disini, terutama sejak dibuat standar operasional laboratorium yang mewajibkan setiap laboratorium untuk melakukan penelitian mandiri. Bagaimana tidak, sekarang UPI sudah menjadi pusat pengembangan teknologi pendidikan internasional, International Education Development Center – IEDC ™
. Menyedot jutaan calon mahasiswa tiap tahunnya di penjuru dunia dengan hanya 200 kursi tersedia.
Terbangun dan kembali ke dunia nyata, Indonesia memang sempat menjadi inspirasi di asia tenggara namun hal ini tidak berlangsung lama, terlalu terlena dengan alias “Macan Asia”. Kejadian diatas mungkin saja terjadi di Universitas Pendidikan Indonesia, ditambah lagi dengan dibukanya program studi ilmu komputer sejak tahun 2005, sebuah bukti bahwa UPI sadar akan pentingnya teknologi komputer dalam pendidikan.
Namun hal ini kelihatannya belum cukup, karena teknologi tidak berkembang karena keberadaan fasilitas, tapi harus juga didukung dengan SDM yang berkualitas, rasa penasaran, dan implementasi yang berkelanjutan (progressive implementation). Dalam kasus ini semua pihak civitas akademika tentu terlibat, dimulai dari mahasiswa, dosen juga staff akademis maupun staff teknis universitas.
Mahasiswa dengan kemampuan untuk mencari dan menghargai informasi di internet tentu akan meningkatkan mutu perkuliahan, karena ilmu yang didapatkan dapat dibandingkan dengan ilmu yang beredar di internet (konvensi internasional). Dosen yang dapat menggunakan teknologi informasi bisa lebih diakui keberadaannya dengan posting hasil penelitian maupun karya tulisnya di internet. Staff akademis universitas dapat meningkatkan produktivitas bekerja bila dapat memanfaatkan teknologi ini dengan baik, begitu juga dengan staff teknis yang minimalnya akan memiliki nilai lebih kehidupan dengan ilmu tambahan yang mereka miliki.
[harapan]
Program studi juga (ilmu komputer dan pendidikan ilmu komputer) baiknya memulai mengeluarkan inovasi pembelajaran yang berlaku di perkuliahan, tentunya ini harus dengan dukungan dosen-dosen yang berkualitas dan berkomitmen untuk kemajuan universitas, ditambah lagi dengan mahasiswa yang selalu haus akan ilmu baru, mengingat ranah teknologi yang kita dalami selalu berubah dan bertambah tiap menitnya. Ketergantungan pada suatu tool (bahasa pemrograman, teknologi maupun paket bundel instalasi) sudah jelas bukan hal yang baik.
~ dan (kurang lebih) standar pendidikan internasional-pun akan segera diraih UPI
Menulis Blog Lewat Google Docs
setelah konfirmasi selesai, dan google docs mengirim dokumen tersebut ke blog kita, artinya blog sudah terkirim.. dan




Komentar Terakhir